Memahami Perintah IF, IF-ELSE atau Struktur Kontrol Keputusan pada Arduino



Membuat Keputusan Pintar: Penggunaan Pernyataan If dan If-Else pada Arduino dengan 1 LED


Arduino adalah platform mikrokontroler yang populer, digunakan untuk mengembangkan berbagai proyek elektronik. Salah satu aspek penting dalam pemrograman Arduino adalah penggunaan pernyataan kondisional, seperti if dan if-else, yang memungkinkan kita untuk membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Dalam artikel ini, kita akan menjelaskan secara mendetail tentang penggunaan pernyataan if dan if-else pada Arduino dengan contoh yang sangat sederhana, yaitu mengendalikan satu LED.

Mengapa Percabangan If-Else Penting?

Sebelum kita membahas penggunaan if dan if-else pada Arduino, mari kita pahami mengapa percabangan (branching) dalam pemrograman sangat penting. Saat Anda merancang proyek Arduino, seringkali Anda perlu membuat keputusan berdasarkan kondisi tertentu. Misalnya, Anda ingin menyalakan LED jika suhu ruangan melebihi batas tertentu, atau Anda ingin menggerakkan motor jika sensor mendeteksi gerakan.


Pernyataan if dan if-else memungkinkan Anda untuk mengontrol alur program Anda berdasarkan kondisi. Jika kondisi tertentu terpenuhi, program akan menjalankan satu set tindakan, dan jika tidak, program akan menjalankan tindakan lain. Dengan kata lain, ini adalah cara untuk membuat keputusan otomatis dalam program Anda.

Konsep Dasar If dan If-Else

Pernyataan If

Pernyataan if digunakan untuk menjalankan sebuah blok kode jika suatu kondisi tertentu benar (true). Bentuk dasar pernyataan if adalah sebagai berikut:

Silahkan klik tombol ini untuk menlajutkan membaca!

Apa Komentarmu?

Komentar yang dirasa merugikan situs ini akan dihapus. Terima kasih telah berkunjung

Lebih baru Lebih lama